Dalam industri kopi, coffee roastery memegang peran penting dalam menghasilkan kopi berkualitas. Di tempat inilah biji kopi mentah dari petani disangrai menggunakan mesin roasting kopi hingga menjadi biji kopi matang yang siap diseduh. Proses penyangraian sangat menentukan cita rasa kopi dan biasanya berlangsung kurang dari 20 menit.
Selain keahlian roaster, mesin roasting kopi juga berpengaruh besar terhadap hasil sangrai. Mesin roasting kopi yang baik memungkinkan pengaturan suhu dan waktu secara lebih tepat, sehingga aroma dan rasa kopi bisa lebih konsisten. Saat ini, banyak coffee shop juga berfungsi sebagai micro roastery. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas, konsistensi, serta menciptakan ciri khas rasa kopi yang berbeda di setiap kedai.
Peralatan Komponen Roasting Kopi
Komponen yang terdapat pada mesin sangrai kopi antara lain meliputi berbagai bagian penting yang saling bekerja sama untuk mendukung proses penyangraian kopi.
1. Hopper (Tempat Masuk Biji Kopi)
Hopper merupakan wadah tempat memasukkan biji kopi hijau ke dalam mesin sebelum proses pemanggangan dimulai. Pengisian biji kopi bisa dilakukan secara manual atau menggunakan beans loader. Kapasitas hopper berbeda-beda, tergantung pada ukuran dan tipe mesin roasting kopi yang digunakan.
2. Drum
Drum merupakan bagian utama mesin tempat biji kopi dipanaskan dan disangrai. Biasanya, drum terbuat dari bahan tahan panas seperti stainless steel. Beberapa mesin menggunakan drum yang berputar, sedangkan mesin lain memanfaatkan sistem udara panas (hot air) untuk proses sangrai. Drum dirancang agar panas tersebar merata, sehingga biji kopi matang secara konsisten tanpa mudah gosong.
3. Sistem Pemanas
Sistem pemanas pada mesin roasting kopi bisa menggunakan gas (LPG atau gas alam) atau elemen pemanas listrik. Fungsi utama sistem ini adalah menghasilkan panas yang stabil dan terkontrol agar proses penyangraian berlangsung konsisten. Beberapa mesin menerapkan pemanasan tidak langsung, di mana udara panas dialirkan ke dalam drum untuk menyangrai biji kopi secara merata.
4. Sistem Pendingin
Setelah biji kopi selesai disangrai, perlu didinginkan dengan cepat agar proses pemanggangan tidak terus berlanjut. Sistem pendingin biasanya menggunakan blower yang meniupkan udara dingin ke biji kopi yang baru selesai dipanggang. Pada mesin dengan kapasitas produksi besar atau skala industri, beberapa dilengkapi dengan sistem pendingin berbasis air untuk mempercepat proses pendinginan.
5. Sistem Pembuangan
Selama proses roasting, biji kopi menghasilkan asap dan kulit ari kopi. Sistem pembuangan berfungsi untuk mengeluarkan asap dan kulit ari tersebut, sehingga lingkungan kerja tetap bersih dan aman. Biasanya, blower digunakan untuk mengalirkan asap dan kulit ari ke saluran pembuangan atau melalui filter khusus.
6. Sistem Kontrol
Mesin roasting kopi modern biasanya dilengkapi dengan sistem kontrol yang berfungsi mengatur suhu, durasi pemanggangan, dan aliran udara. Sistem ini membantu operator mencapai profil sangrai yang diinginkan dengan lebih presisi. Beberapa mesin bahkan memiliki fitur konektivitas, seperti Wi-Fi, sehingga pemantauan dan pengaturan dapat dilakukan melalui perangkat seluler menggunakan aplikasi, misalnya Artisan Coffee Roaster atau Cropster Coffee Roaster.
7. Indikator Suhu
Indikator suhu berfungsi untuk memantau panas di dalam drum selama proses roasting. Dengan adanya indikator ini, operator dapat mengatur dan mengendalikan suhu dengan tepat, sehingga hasil sangrai menjadi lebih konsisten.
8. Pengaduk Biji Kopi
Beberapa mesin roasting dilengkapi dengan pengaduk atau agitator di dalam drum. Fungsinya adalah memastikan biji kopi bergerak terus-menerus selama pemanggangan agar panas merata dan mencegah biji gosong. Pengaduk ini penting untuk menghasilkan warna dan aroma biji kopi yang seragam.
9. Panel Kontrol Manual
Selain sistem kontrol otomatis, banyak mesin juga memiliki panel kontrol manual. Operator dapat menyesuaikan suhu, durasi, dan kecepatan pengadukan secara langsung. Panel ini berguna untuk roaster yang ingin melakukan penyesuaian khusus sesuai karakter biji kopi tertentu.
